Lebak – PKBM Nurul Iman mengikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Paket C yang setara dengan jenjang SMA. Ujian tersebut berlangsung selama 2 hari mulai 25 April hingga 26 April 2026.Pelaksanaan UPK ini menjadi tahapan akhir dalam proses pendidikan yang telah dijalani para peserta, sekaligus menjadi penentu kelulusan mereka.
Bagi para peserta, ujian ini memiliki makna lebih dari sekadar formalitas akademik. Kelulusan dari Paket C diharapkan dapat membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, memasuki dunia kerja, maupun meningkatkan taraf karier.Kepala PKBM Nurul Iman, Tubagus Trias M menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga mutu pelaksanaan ujian agar setara dengan pendidikan formal.
“Ujian ini bukan hanya tentang kelulusan, tetapi juga tentang membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi peserta didik kami. Kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki kompetensi yang setara dan mampu bersaing, baik di dunia kerja maupun pendidikan tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran program Paket C menjadi solusi bagi masyarakat yang sempat terhenti pendidikannya.“Banyak dari mereka yang sempat terhenti pendidikannya karena berbagai kendala. Melalui program Paket C ini, kami hadir untuk memberikan kesempatan kedua dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan humanis,” tambahnya.
“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya Ujian Pendidikan Kesetaraan ini. Harapannya, semoga anak-anak semuanya lulus dengan hasil yang baik dan dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi,” tuturnya.
Selama pelaksanaan ujian, antusiasme peserta terlihat tinggi. Hal ini menunjukkan semangat belajar yang kuat meskipun mereka menempuh jalur pendidikan nonformal.PKBM Nurul Iman terus berupaya menjadi alternatif pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang terkendala melanjutkan sekolah formal.
Dengan sistem pembelajaran yang fleksibel serta pendidikan berbasis keterampilan, lembaga ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.Melalui program pendidikan kesetaraan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan kedua untuk meraih pendidikan dan meningkatkan kualitas hidup di masa depan. (*Siti/Red)