Foto : Dokumen/ Intstagram Diskominfo Lebak/Dok Internet
Pantau Lebak — Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya menaruh harapan besar terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Halson Nainggolan dalam memperkuat mesin birokrasi dan memastikan setiap program pemerintah daerah benar-benar bermuara pada kepentingan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Hasbi saat melantik Halson Nainggolan sebagai Sekda definitif Kabupaten Lebak di Pendopo Pemerintah Kabupaten Lebak, Senin (14/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Hasbi menegaskan bahwa birokrasi membutuhkan aparatur yang tidak hanya patuh terhadap aturan, tetapi juga memiliki keberanian dalam menjalankan tugas, loyal terhadap institusi, serta menjunjung tinggi integritas.
Menurut Hasbi, ASN tidak semestinya bekerja dengan dihantui rasa takut. Setiap aparatur harus memahami secara jelas tugas, fungsi, kewenangan, serta batas-batas aturan yang menjadi landasan dalam mengambil keputusan.
“ASN harus berani bekerja, loyal, berintegritas, tetapi tetap berpegang pada aturan,” tegas Hasbi.
Ia menilai keberanian dalam birokrasi bukan berarti bertindak tanpa koridor, melainkan mampu mengambil keputusan secara profesional berdasarkan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Khusus kepada Halson, Hasbi meminta Sekda mampu menjadi penggerak utama koordinasi pemerintahan. Posisi Sekda, kata dia, tidak sebatas menjalankan fungsi administratif, tetapi juga harus mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program kerja yang konkret dan memberikan dampak bagi masyarakat.
Hasbi juga mengingatkan agar tidak terjadi ego sektoral di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Seluruh perangkat daerah harus berada dalam satu irama pemerintahan dan saling mendukung dalam menjalankan agenda pembangunan.
“Jangan sampai ada OPD yang merasa paling penting sendiri. Semua harus bekerja bersama dan saling mendukung,” ujarnya.
Menurut Hasbi, kekuatan pemerintahan daerah sangat ditentukan oleh kemampuan seluruh OPD membangun koordinasi. Karena itu, Sekda dituntut mampu menjadi simpul komunikasi yang mempertemukan berbagai kepentingan perangkat daerah agar kebijakan pemerintah dapat berjalan secara efektif.
Lebih jauh, Hasbi menekankan bahwa keberhasilan birokrasi tidak boleh hanya diukur dari tertibnya administrasi. Setiap kebijakan dan program pemerintah harus memiliki orientasi yang lebih besar, yakni menghadirkan pelayanan serta manfaat nyata bagi masyarakat.
Disiplin, profesionalisme, dan kemampuan mempertanggungjawabkan pekerjaan juga menjadi bagian penting yang harus melekat pada setiap ASN.
Dengan dilantiknya sebagai Sekda definitif, Halson Nainggolan kini mengemban tanggung jawab yang lebih besar dalam mengawal roda pemerintahan Kabupaten Lebak. Mulai dari koordinasi antar-OPD, pelaksanaan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, pengelolaan keuangan daerah hingga penguatan reformasi birokrasi.
Halson sebelumnya telah menjalankan tugas sebagai Pj Sekda Lebak sejak November 2025. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan tugas barunya sebagai Sekda definitif.
Kini, tantangan berikutnya adalah bagaimana pengalaman dan kewenangan tersebut diterjemahkan menjadi kerja birokrasi yang lebih solid, responsif, disiplin, serta benar-benar mampu menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat Kabupaten Lebak. (*/Red)